Pengertian Audit Kecurangan : Penyebab, Contoh, Indikator Kecurangan

Pengertian Audit Kecurangan : Penyebab, Contoh, Indikator Kecurangan

Apa Pengertian Audit Kecurangan?

Jawaban:

Fraud Auditing atau audit kecurangan adalah upaya untuk mendeteksi dan mencegah kecurangan dalam transaksi-transaksi komersial. Untuk dapat melakukan audit kecurangan terhadap pembukuan dan transaksi komersial memerlukan gabungan dua keterampilan, yaitu sebagai auditor yang terlatih dan kriminal investigator.

Kecurangan (fraud) perlu dibedakan dengan kesalahan (Errors). Kesalahan dapat dideskripsikan sebagai “Unintentional Mistakes” (kesalahan yang tidak di sengaja). Kesalahan dapat terjadi pada setiap tahapan dalam pengelolaan transaksi terjadinya transaksi, dokumentasi, pencatatan dari ayat-ayat jurnal, pencatatan debit kredit, pengikhtisaran proses dan hasil laporan keuangan. Kesalahan dapat dalam banyak bentuk matematis. Kritikal, atau dalam aplikasi prinsip-prinsip akuntansi. Terdapat kesalahan jabatan atau kesalahan karena penghilangan / kelalaian, atau kesalahan dalam interprestasi fakta. “ Commission ” merupakan kesalahan prinsip (error of principle), seperti perlakuan pengeluaran pendapatan sebagai pengeluaran modal. Sedangkan “ Omission ” berarti bahwa suatu item tidak dimasukkan sehingga menyebabkan informasi tidak benar.

Kenapa Auditor Tertarik Pada Pencegahan, deteksi dan Pengkungkapan kesalahan?

Jawaban:

Apabila suatu kesalahan adalah disengaja, maka kesalahan tersebut merupakan kecurangan (fraudulent). Istilah “Irregulary” merupakan kesalahan penyajian keuangan yang disengaja atas informasi keuangan. Auditor terutama tertarik pada pencegahan, deteksi, dan pengungkapan kesalahan-kesalahan karena alasan berikut ;

a) Eksistensi kesalahan dapat menunjukan bagi auditor bahwa catatan akuntansi dari kliennya tidak dapat dipercaya dan dengan demikian tidak memadai sebagai suatu dasar untuk penyusunan laporan keuangan. Adanya sejumlah besar kesalahan dapat mengakibatkan auditor menyimpulakan bahwa catatan akuntansi yang tepat tidak dilakukan.

b) Apabila auditor ingin mempercayai pengendalian intern, ia harus memastikan dan menilai pengendalian tersebut dan melakukan pengujian ketaatan atas operasi. Apabila pengujian ketaatan menunjukan sejumlah besar kesalahan, maka auditor tidak dapat mempercayai pengendalian intern.

c) Apabila kesalahan cukup material, kesalahan tersebut dapat mempengaruhi kebenaran (truth) dan kewajaran (fairness) laporan tersebut.

Kapan Istilah Kecurangan dipakai oleh auditor?

JAwaban:

Istilah kecurangan digunakan untuk :

a. Kecurangan yang melibatkan perlakuan penipuan untuk mendapatkan keuntungan keuangan yang tidak adil atau ilegal

b. Pernyataan salah yang disengaja dalam penghilangan suatu jumlah atau pengungkapan dati catatan akuntansi atau laporan keuangan suatu entitas.

c. Pencurian (theft), apakah disertai dengan penyataan yang salah dari catatan akuntansi atau laporan keuangan atau tidak.

Apa yang dimaksud dengan Istilah Tindakan Ilegal dalam Auditing?

JAwaban:

Tindakan Ilegal merupakan istilah yang lain lagi. Tindakan ilegal adalah setiap tindakan yang berlawanan dengan hukum. Tindakan ilegal dapat dilakukan secara sengaja atau dengan kurang hati-hati. The Professional Standards and Responsibilities Committee dari The Institute of Internal Auditors dalam Statement of Internal Auditing Standard No.3- Mei 1985 Mendefinisikan kecurangan sebagai :

“ Kecurangan yang di desain untuk memberi manfaat kepada organisasi umumnya menghasilkan manfaat tersebut dengan mengeksploitasi suatu keuntungan yang tidak wajar atau tidak jujur, yang mungkin dapat menipu pihak luar. Pelaku dari kecurangan demikian biasanya mendapat manfaat secara tidak langsung, karena manfaat pribadi biaya diakrual (accrues) bertambah, sedangkan organisasi ditolong oleh tindakan yang bersangkutan.

Beberapa contoh adalah :

a. Penjualan atau penjamin aktiva yang fiktif atau salah disajikan

b. Pembayaran yang tidak tepat seperti kontribusi politik yang illegal penyogokan (bribes), pembayaran kembali (kickbacks), dan pembayaran kepada pejabat pemerintah, pelanggan atau pemasok.

c. Penyajian atau penilaian transaksi-transaksi, aktiva, hutang atau pendapatan yang tidak tepat dan dilakuka secara sengaja.

d. Penetapan harga transfer yang tidak tepat dan dilakukan secara sengaja. Dengan sengaja menstrukturkan teknik penetapan harga secara tidak tepat, manajemen dengan pasti memperbaiki hasil operasi dari suatu organisasi yang tercangkup dengan transaksi menjadi kerugian dari organisasi yang lain.

e. Transaksi hubungan istimewa tersebut tidak tepat yang dilakukan secara sengaja, yaitu suatau pihak menerima manfaat yang tidak dapat diperoleh kalau tidak ada hubungan istimewa tersebut.

f. Kegagalan yang disengaja untuk mencatat atau mengungkapkan informasi yang signifikan untuk memperbaiki gambaran keuangan organisasi kepada pihak luar.

g. Aktivitas usaha yang dilarang, seperti aktivitas yang melanggar undang-undang, peraturan, atau kontrak.

h. Penyelundupan pajak,. Kecurang yang dilakukan atas kerugian organisasi umumnya adalah untuk menfaat langsung atau tidak langsung dari seorang karyawan, individual luar, atau perusahaan lain.

Apa Saja Penyebab Terjadinya Kecurangan ?

Jawaban:

Penyebab Utama kecurangan terjadi karena :
a. Penyembunyian (concealment)
Kesempatan tidak terdeteksi. Pelaku perlu menilai kemungkinan dari deteksi dan hukuman sebagai akibatnya.

b. Kesempatan/Peluang (Opportunity)
Pelaku perlu berada pada tempat yang tpat, waktu yang tepat agar mendapatkan keuntungan atas kelemahan khusus dalam system dan juga menghindari deteksi.

c. Motivasi (Motivation)
Pelaku membutuhkan motivasi untuk melakukan aktivitas demikian, suatu kebutuhan pribadi seperti ketamakan/kerakusan dan motivator yang lain.

d. Daya tarik (Attraction)
Sasaran dari kecurangan yang dipertimbangkan perlu menarik bagi pelaku.

e. Keberhasilan (Success)
Pelaku perlu menilai peluang berhasil, yang dapat diukur baik menghindari penuntutan atau deteksi.

Apa saja Penyebab kecurangan Sekunder?

JAwaban:

Penyebab kecurangan Sekunder terjadi karena :
a. “A Perk”
Kurang pengendalian, mengambil keuntungan aktiva organisasi dipertimbangkan sebagai suatu tunjangan karyawan.

b. Hubungan antar pemberi kerja/pekerja yang jelek
Yaitu saling kepercayaan dan penghargaan telah gagal. Pelaku dapat mengemukakan alasan bahwa kecurangan hanya menjadi kewajibannya.

c. Pembalasan dendam (Revenge)
Ketidaksukaan yang hebat terhadap organisasi dapat mengakibatkan pelaku berusaha merugikan organisasi tersebut.

d. Tantangan (Challenge)
Karyawan yang bosan dengan lingkungan kerja mereka dapat mencari stimulasi dengan berusaha untuk “memukul sistem”, sehingga mendapatkan suatu arti pencapaian (a sense of achievement), atau pembebasan frustasi (relief of frustation).

Apa saja Indikator bagi Auditor telah terjadi kecurangan?

JAwaban:

Tanda-Tanda Peringatan Untuk Kecurangan
1. Modal kerja yang tidak cukup
2. Perputaran yang cepat dalam posisi keuangan
3. Penggunaan procuremen pemasokan sendiri (sole-source procurement)
4. Biaya perjalanan yang berlebihan
5. Pemindahan dana antara perusahaan afiliasi atau divisi
6. Perubahan auditor luas
7. Biaya konsultan atau honor legal yang berlebihan
8. Kecenderungan yang menurun dalam angka dan rasio financial
9. Benturan kepentingan (Conflict of interest)
10. Kekurangan yang tidak dapat dijelaskan dalam aktiva fisik.
11. Penurunan dalam kinerja
12. Pengendalian manajemen oleh sedikit individual
13. Kesulitan penagihan
14. Banyak Akun Bank
15. Laporan yang terlambat
16. Copy digunakan untuk pembayaran kepada kreditur
17. Kekurangan, kelebihan dan kondisi yang tidak seimbang
18. Cek atau dokumen yang ditulis dalam angka bulat.


Bagaimana Mengenal Kondisi / Kejadian yang dicurigai terjadi KEcurangan?

Jawaban:

Dibawah ini adalah suatu daftar yang disusun oleh American Institute of Certified Public Accountants (AICPA) pada tahun 1979 mengenai kondisi-kondisi atau kejadian-kejadian yang dapat menandai adanya kecurangan antara lain :

1. Manajemen senior yang sangat menguasai/mendominasi dan terdapat satu atau lebih kondisi berikut atau yang sama :

a. Dewan direksi dan/atau panitia audit yang tidak efektif.

b. Indikasi dari penolakan manajemen atas pengendalian akuntansi internal yang penting

c. Kompensasi atau opsi saham yang signifikan yang berkaitan dengan kinerja yang dilaporkan atau terhadap transaksi khusus, yaitu manajemen senior mempunyai pengendalian nyata atau penuh.

d. Indikasi kesulitan keuangan pribadi dari manajemen senior.

e. Perebutan perwalian yang melibatkan pengendalian perusahaan atau status dari manajemen senior.

2. Kemerosotan atau kemunduran dari mutu pendapatan yang dibuktikan oleh :

a. Penurunan dalam volume atau mutu penjualan (misalnya, risiko kredit yang meningkat atau penjualan sama dengan atau dibawah harga pokok)

b. Perubahan yang signifikan dalam praktik usaha.

c. Kepentingan yang berlebihan oleh manajemen senior dalam laba per saham (EPS/Earnings per Share) yang dipengaruhi oleh pilihan akuntansi.

3. Kondisi usaha yang dapat menciptakan tekanan yang tidak biasa :

a. Modal kerja yang tidak memadai

b. Kelenturan/fleksibilitas yang kecil dalam pembatasan hutang, seperti rasio modal kerja dan keterbatasan dalam pinjaman tambahan.

c. Perluasan atau ekspansi yang cepat dari suatu produk atau lini usaha yang menyolok sekali dengan melebihi rata-rata industri.

d. Investasi yang besar dari sumber daya pemisahan dalam suatu industri yang mengalami perubahan cepat,seperti suatu industri yang bertekhnologi tinggi.

4. Struktur korporat yang rumit, yaitu kompleksitas yang terjadi tidak tampak diperlukan oleh operasi atau ukuran perusahaan.

5. Lokasi usaha yang menyebar secara luas disertai oleh manajemen yang didesentralisasi secara ketat dengan system pelaporan tanggungjawab yang tidak memadai.

6. Kekurangan staf yang tampak memerlukan karyawan tertentu bekerja pada jam yang tidak biasa, tidak memerlukan cuti dan/atau melakukan kerja lembur yang substansial.

7. Tingkat perputaran yang tinggi dalam posisi keuangan penting, seperti bendaharawan atau kontroler.

8. Sering terjadi perubahan auditor atau penasihat hukum.

9. Kelemahan material yang diketahui dalam pengendalian intern yang dapat secara praktis dikoreksi akan tetapi tidak diperbaiki.

10. Terdapat transaksi yang material dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa atau terdapat transaksi yang mencakup benturan kepentingan.

Apa saja Tipe Tipe Kecurangan yang umumnya terjadi?

Jawaban:

Tipe Kecurangan Yang Umum, Yaitu :

1. Tidak mencatat pendapatan
2. Menyembunyikan penagihan piutang
3. Pencurian material
4. Pengalihan sekuritas/surat berharga
5. Menambah gaji (Padding Payrolls)
6. Penyalahgunaan kartu kredit
7. Pemalsuan dokumen pengeluaran
8. Pembayaran untuk biaya pribadi
9. Pembayaran kembali (Kickbacks) untuk pembelian
10. Penyalahgunaan dana kas kecil
11. Pemindahan aktiva
12. Potongan yang berlebihan kepada pelanggan
13. Benturan kepentingan
14. Sogokan atau korupsi yang lain
15. Penyalahgunaan penerimaan

Siapakah yang bertanggung jawab untuk mencegah terjadinya Kecurangan?

Jawaban:

Pencegahan Kecurangan merupakan tanggungjawab manajemen. Pemeriksaan intern bertanggungjawab untuk menguji dan menilai kecukupan dan efektivitas dari tindakan yang diambil oleh manajemen untuk memenuhi kewajiban tersebut.

Bagaimana Manajemen dapat Mendeteksi telah terjadi Kecurangan.?

JAwaban:

Pemeriksa Intern harus mempunyai pengetahuan yang cukup tentang kecurangan dan dapat mengidentifikasi idikator kemungkinan terjadinya kecurangan. Pemeriksaan intern tidak diharapkan mempunyai pengetahuan yang sama seperti seseorang yang tanggung jawab utamanya adalah mendeteksi dan menyelidiki kecurangan. Juga, prosedur audit sendiri, walaupun dilaksanakan dengan kemahiran professional secara cermat dan seksama, tidak dapat menjamin bahwa kecurangan akan dapat dideteksi/ditemukan.

Apa saja Tanggung Jawab Auditor Internal Perusahaan pada pengendalian kecurangan?

JAwaban:

Tanggungjawab pemeriksaan intern dalam area pengendalian kecurangan dalam prinsip dapat diikhtisarkan sebagai berikut :

1. Dalam penelaan system untuk membantu menilai sejauhmana pencegahan dan penemuan kecurangan diberikan pertimbangan yang wajar bersama dengan tujuan operasional yang lain.

2. Berjaga-jaga terhadap kemungkinan kecurangan dalam penelaahan aktivitas operasi yang dilakukan oleh personil organisasi termasuk penilaian yang konstruktif tentang kemampuan manajerial.

3. Membantu bekerja sama dengan personil organisasional dan pihak lain yang telah diberikan tanggungjawab berkaitan dengan penyelidikan dari kecurangan actual atau dicurigai.

4. Melaksanakan penugasan khusus yang berhubungan dengan kecurangan apabila diminta oleh anggota organisasi yang bertanggungjawab.

COMMENTS

Name

Akuntansi,6,auditing,1,Bank,1,Bisnis,2,Forex,2,Kas,2,kepemimpinan,1,Manajemen,3,Peluang Bisnis,2,Pengantar akuntansi,1,Sistem Informasi Akuntansi,1,support resistance,1,
ltr
item
Catatanlogi: Pengertian Audit Kecurangan : Penyebab, Contoh, Indikator Kecurangan
Pengertian Audit Kecurangan : Penyebab, Contoh, Indikator Kecurangan
Pengertian Audit Kecurangan, Penyebab terjadi kecurangan, cara auditor mendeteksi kecurangan, indikator telah terjadi kecurangan, istilah dalam audit kecurangan
https://1.bp.blogspot.com/-15dJ7bSRC_I/XfeYAvWbgLI/AAAAAAAAYAE/Iyg6expODvQo_ioigHeJhdAYmXV4XjX4QCLcBGAsYHQ/s1600/audit%2Bkecurangan.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-15dJ7bSRC_I/XfeYAvWbgLI/AAAAAAAAYAE/Iyg6expODvQo_ioigHeJhdAYmXV4XjX4QCLcBGAsYHQ/s72-c/audit%2Bkecurangan.jpg
Catatanlogi
https://www.catatanlogi.xyz/2019/12/audit-kecurangan.html
https://www.catatanlogi.xyz/
https://www.catatanlogi.xyz/
https://www.catatanlogi.xyz/2019/12/audit-kecurangan.html
true
6861087664630502570
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy